Get Adobe Flash player

SOSIALISASI KEBIJAKAN PAUD FORMAL DAN NON FORMAL OLEH DIREKTUR PEMBINAAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DITJEN PAUDI KEMENDIKNAS

 

Majalengka - Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka bekerjasama dengan Forum Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menggelar “Sosialisasi Kebijakan PAUD Formal dan Non Formal” dengan Narasumber Direktur Pembinaan PAUD Direktorat Jenderal PAUDI Kementerian Pendidikan Nasional Dr. Erman Syamsuddin, di Gedung Graha Sindangkasih Jl. K.H. Abdul Halim. Selasa (13/9/2011). Sosialisasi ini dihadiri 1.030 orang dari Dewan Pendidikan, PGRI, IGTKI, HIMPAUDI, Para Camat, IGRA, Tim Fasilitator dan Tim Pengelola Kegiatan PAUD.

 

Sebelumnya Direktur Pembinaan PAUD diterima oleh Bupati Majalengka H. Sutrisno, SE, M.Si di ruang kerja dengan didampingi Sekda Drs.H. Ade Rahmat Ali, MM, Kadisdik Drs. H. Sanwasi, MM, Komisi D DPRD Majalengka, Kasi Mapenda Kementerian Agama Majalengka Drs H. Udin Saprudin, M.Mpd, Kepala Bidang Pendidikan Non Formal Disdik H. Aliyudin, S.Pd, Dewan Pendidikan Kabupaten Majalengka serta stakeholders terkait.

Dalam pertemuan itu Pemkab Majalengka beserta Komisi D dan stakeholders terkait siap melanjutkan program Pendidikan Anak Usia Dini sebagai Kabupaten pilot project beserta 4 Kabupaten lain di Jawa Barat yaitu Sukabumi, Sumedang, Subang dan Garut, walaupun MOU dengan Pemerintah Pusat dan Bank Dunia serta Pemerintah Belanda habis tahun 2012.

Sementara itu Hj. Imas Indrawati Sutrisno, SE ketua Forum Pendidikan Anak Usia Dini Kabupaten Majalengka mengatakan di depan peserta sosialisasi bahwa sesuai amanat UU Nomor 19 tahun 2002 tentang Sistem Pendidikan Nasional bahwa setiap anak usia 0 – 6 tahun berhak mendapatkan pendidikan dasar usia dini.

Hj. Imas yang di kalangan pendidik PAUD dipanggil “Bunda Imas” ini menyampaikan bahwa jumlah Lembaga PAUD di Kabupaten Majalengka terdiri dari 668 Kelompok Bermain (Kober), Sistem Pendidikan Sejenis (SPS) 104, TPK 120, Taman Kanak-Kanak (TK) 298, TPA 11, 13.980 anak usia dini serta Tenaga Pendidik PAUD 2.635 orang.

Direktur Pembinaan PAUD Kemendiknas DR. Erman Syamsuddin mengatakan bahwa diperlukan stimulan dalam kebijakan pembinaan PAUD. Diantaranya peran orang tua yang sangat vital dalam mendidik anak usia 0 – 6 tahun. “Juga dibutuhkan volunteers seperti tim fasilitator masyarakat (TFM) yang melakukan pembinaan door to door serta bantuan operasional untuk lembaga PAUD dan Tenaga Pendidiknya.

Untuk mendukung hal tersebut Ditjen PAUD Kemndiknas siap memberi bantuan operasional Rp. 10 Juta per Kecamatan untuk membentuk gugus PAUD. Memberi bantuan pendidikan Rp. 300.000 per anak dari 120 PAUD yang ada di Kabupaten Majalengka. “Kami juga berjuang untuk sertifikasi guru PAUD, sampai saat ini dari 300.000 guru yang sudah tersertifikasi, kuota guru PAUD baru 8.000 orang, ke depan kami sedang perjuangkan minimal 2 kali lipat dari sekarang.” Pungkasnya. (Abduh Nugraha).