Get Adobe Flash player

Merubah Tujuan Duniawi Kita

Sahabat Semua Marilah Kita Simak Firman Allah SWT Berikut, Semoga bisa menjadi renungan bagi kita semua,


مَنْ كَانَ يُرِيدُ حَرْثَ الآخِرَةِ نزدْ لَهُ فِي حَرْثِهِ وَمَنْ كَانَ يُرِيدُ حَرْثَ الدُّنْيَا نُؤْتِهِ مِنْهَا وَمَا لَهُ فِي الآخِرَةِ مِنْ نَصِيبٍ
“Barang siapa yang menghendaki keuntungan di akhirat akan Kami tambah keuntungan itu baginya dan barang siapa yang menghendaki keuntungan di dunia Kami berikan kepadanya sebagian dari keuntungan dunia dan tidak ada baginya suatu bahagianpun di akhirat.” (QS. Asy Syuraa: 20)



Terkadang kita sulit mengidentifikasi hal-hal kecil yang merupakan Tujuan duniawi yang sama sekali tidak membawa manfaat kecuali hanya menambah rasa riya, sombong dan takabur. Hal ini terjadi karena kita sudah terbiasa melakukannya dan lingkungan di sekitar kita memberikan pendapat serupa, sehingga sudah kita anggap sebagai sebuah kebenaran atau sesuatu hal yang lumrah.

Sahabat semua perlu kiranya di tegaskan, berdasarkan Q.S. Asyuraa ayat 20, Allah sama sekali tidak mentolelir dunia sebagai tujuan karena dunia ini memang buan tujuan melainkan alat untuk mencapat tujuan.



Ketika kita membeli Handphone Yang sedikit mahal mari tanya kepada hati kita lalu jawab dengan jujur tentang tujuannya:

1. Biar Bisa di tunjukin Kepada Kawan kalu kita punya HP Mahal dan berkelas, serta mendapat pujian dan bisa eksis bergaul

2. Supaya Bisa Di Install Qur'an Moble jadi saya bisa baca Qur'an dimana saja dan kapan saja.


Bandingkan kedua tujuan itu, lebih condong kemana?

Coba kita perbaiki, sebenarnya saya bisa membeli HP yang mahal,tetapi Qur'an Mobile bisa juga di instal di HP yang harganya di bawah 1 Juta, jadi ngapain saya beli mahal mahal toh fungsinya sama, mendingan sisa uangnya saya shodaqohkan kepada fakir miskin atau di gunakan hal lain yang lebih bermanfaat.

Contoh Lain:
Saya mau liburan ke luar negeri:
1. Biar Saya Bisa berfoto-foto disana, lalu saya upload ke facebook, orang akan menilai saya "wah" karena liburannya di luar negeri, sehingga orang banyak yang tertarik dengan saya di fb. Lalu saya juga bisa dengan bangga cerita sama kawan kawan tentang pengalaman saya di luar negeri yang tidak semua orang dapat pergi kesana.

2. Supaya saya bisa Tau dunia luar dan memperluas wawasan

Bandingkan kedua tujuan itu, lebih condong kemana ?


Mari kita perbaiki: Dari pada liburan ke luar negeri yang tidak menambah Iman dan Taqwa, mendingan saya pergi umrah atau naik haji, sehingga saya bisa tau dan merasakan nuansa perjuangan rasulullah SAW di Makkah



Sahabat, banyak sekali hal-halkecil yang dapat mempengaruhi tujuan utama kita, setiap kita melaksanakan tujuan duniawi kita, jatah nikmat kita akan dikurangi nanti di akhirat.

Ketika kita diberi amanah harta yang berkecukupan, kita harus senantiasa waspada jangan-jangan ini adalah nikmat yang disegerakan oleh Allah di dunia, karena di akhirat kita gak akan mendapatkannya lagi.

Semakin kita waspada akan tujuan duniawi kita, maka kita akan semakin amanah dan Allah semakin cinta kepada kita, diberinya hikmah, ketenangan batin, kedamaian dan kebahagiaan di dunia dan akhirat. Insya Allah



Salam Sukses Penuh Cinta




Kang Erry