Get Adobe Flash player

Bupati melepas Peserta KNM Unma

MAJALENGKA - Keberhasilan suatu perguruan tinggi tidak hanya dari ditinjau dari sisi akademis namun sejauh mana perguruan tinggi tersebut mampu memberikan sumbangsihnya kepada masyarakat.

Demikian disampaikan Bupati Majalengka H. Sutrisno, SE,M.Si ketika melepas 1.509 mahasiswa Universitas Majalengka yang akan melakukan Kuliah Nyata Mahasiswa (KNM) di gedung graha sindangkasih, Selasa (19/6).

“Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu tri darma perguruan tinggi disamping pendidikan dan penelitian dan KNM merupakan salah satu cara implementasi ilmu dan teori yang didapatkan di kampus untuk diaplikasikan langsung dalam bermasyarakat,” ujarnya.

 

Sementara itu Rektor Universitas Majalengka Prof. Dr. H. Yunus, SH, MBA mengatakan bahwa KNM merupakan wujud kegiatan intra kurikuler yang bertujuan mendiagnosis dan menjelaskan masalah-masalah yang ada di masyarakat sesuai ilmu pengetahuan dan tekonologi.

“KNM merupaka salah satu wujud Unma untuk lebih dekat dengan masyarakat, sehingga akhirnya alumnus Unma ketika sudah lulus dapat memanfaatkan ilmu yang telah didapatkan di kampus, diharapkan alumnus Unma tidak hanya menjadi sarjana yang cakap dalam disiplin ilmunya namun bisa berbaur dengan masyarakat,” ujarnya.

Yunus mengungkapkan bahwa KNM akan dilaksanakan di empat kecamatan di wilayah Kab. Majalengka yaitu Kec. Sindang, Kec. Palasah, Kec. Cingambul dan Kec. Cikijing. “Sengaja kami tempatkan mahasiswa kami di kecamatan-kecamatan yang terletak di daerah perbatasan agar mereka lebih mengetahui kondisi masyarakat Majalengka yang tinggal di daerah perbatasan,” jelasnya.

Lebih lanjut Yunus menambahkan bahwa selain di kecamatan-kecamatan yang termasuk wilayah Kabupaten Majalengka, KNM Unma juga akan dilaksanakan di empat Kabupaten yaitu Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Brebes dan Kabupaten Ciamis. “Dilaksanakannya KNM di empat Kabupaten tersebut karena mahasiswa kami terutama yang kuliah di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan banyak yang berasal dari empat Kabupaten tersebut,” jelasnya.

Sementara itu Ivan (23) mahasiswa jurusan manajemen Fakultas Ekonomi Unma mengatakan senang mengikuti KNM dan akan menjaga nama baik almamaternya serta bisa mengaplikasikan ilmu yang didapatnya di kampus kepada masyarakat. “Jadi agar masyarakat mengetahui bahwa mahasiswa itu tidak hanya bisa demo tapi bisa melakukan hal lain yang positif, walaupun demo juga merupakan aspirasi di alam demokrasi, namun selama ini pandangan masyarakat cenderung sinis, dengan adanya KNM semoga bisa merubah citra tersebut,” jelasnya.